PemerintahanSumbawa

Pengunjung Istana Dalam Loka Turun Gegara Koleksi Dipindahkan ke Museum

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Istana Dalam Loka Kabupaten Sumbawa masih membuka kunjungan bagi masyarakat dan wisatawan meski pemerintah daerah tengah menyiapkan pemugaran lanjutan. Namun, jumlah pengunjung sepanjang 2026 cenderung menurun karena sebagian koleksi istana kini tersimpan di museum.

Petugas Istana Dalam Loka, Saprudin, mengatakan kondisi tersebut membuat suasana di dalam istana berbeda dari sebelumnya. Saat ini, pengunjung hanya dapat melihat ruang depan yang menampilkan foto dan silsilah Sultan Sumbawa.

“Kalau sudah masuk masa perbaikan, kami pasti memberikan informasi kepada masyarakat dan menutup sementara lokasi sesuai kebutuhan pekerjaan,” katanya, Kamis, 1 Oktober 2026.

IKLAN

Saprudin menjelaskan, pemindahan koleksi turut memengaruhi minat masyarakat untuk mengunjungi Istana Dalam Loka. Sebagian benda yang sebelumnya mengisi ruangan istana kini berada di museum.

Menurutnya, kondisi istana yang relatif kosong membuat wisatawan lebih banyak memilih museum sebagai tujuan kunjungan. Museum kini menyimpan berbagai benda yang sebelumnya menarik perhatian pengunjung di Istana Dalam Loka.

Saprudin berharap pemerintah dapat menyelesaikan pemugaran lebih cepat. Setelah proses tersebut selesai, ia berharap benda-benda yang memang menjadi bagian dari Istana Dalam Loka dapat kembali mengisi ruangan istana.

IKLAN

Dengan kembalinya koleksi tersebut, ia berharap jumlah pengunjung kembali meningkat. Menurutnya, keberadaan benda-benda tersebut membuat masyarakat dapat melihat langsung gambaran kehidupan dan sejarah Kesultanan Sumbawa di dalam istana.

Jaga Beban Bangunan Istana

Saprudin juga menjelaskan alasan pengelola memindahkan sejumlah benda dari Istana Dalam Loka. Menurutnya, sebagian koleksi memiliki bobot cukup berat, sementara kondisi bangunan istana saat ini mengalami kemiringan.

Karena itu, pengelola memilih menempatkan sejumlah benda di museum untuk mengurangi beban pada bangunan. Langkah tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga kondisi Istana Dalam Loka sambil menunggu proses pemugaran.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa masih menjalankan proses tender pemugaran lanjutan tahun 2026. Tim konsultan juga telah turun ke lapangan untuk melakukan pendokumentasian pra pemugaran.

“Sekarang masih tahap tender. Tim konsultan juga sudah turun untuk melakukan pendokumentasian pra pemugaran sebagai data awal sebelum pekerjaan dimulai,” ujarnya.

Pemkab Sumbawa sebelumnya telah menyelesaikan pekerjaan pemugaran pada 2025. Pekerjaan tersebut mencakup dinding samping, dinding belakang, serta penataan lingkungan kawasan Istana Dalam Loka.

“Yang masyarakat lihat sekarang itu hasil pekerjaan tahun 2025. Waktu itu kami melakukan perbaikan pada dinding samping, dinding belakang, sekaligus penataan lingkungan di kawasan Istana Dalam Loka,” ujarnya.

Untuk tahap berikutnya, pemerintah menaruh perhatian pada sejumlah bagian bangunan, termasuk kemiringan bangunan, kondisi atap, dan elemen kayu. Pemerintah menggunakan dokumentasi pra pemugaran sebagai bahan untuk menentukan penanganan setiap bagian bangunan.

Harap Koleksi Kembali Mengisi Istana

Saprudin berharap proses pemugaran dapat berjalan lebih cepat sehingga pengelola dapat kembali menata koleksi di dalam Istana Dalam Loka. Ia ingin masyarakat tidak hanya melihat bangunan kosong, tetapi juga menikmati benda-benda yang berkaitan dengan sejarah Kesultanan Sumbawa.

Ia juga berharap Istana Dalam Loka tetap menjadi salah satu ciri khas Sumbawa. Menurutnya, bangunan tersebut memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu rumah panggung terbesar di dunia.

Saprudin menilai keberadaan koleksi akan memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Masyarakat Sumbawa yang belum pernah datang ke Istana Dalam Loka pun dapat melihat langsung bangunan, ruangan, foto, silsilah Sultan Sumbawa, serta koleksi sejarah ketika pengelola mengembalikannya nanti.

Sementara itu, selama pekerjaan fisik pemugaran belum berjalan, masyarakat dan wisatawan masih dapat mengunjungi Istana Dalam Loka. Pengelola akan menyampaikan informasi apabila pekerjaan mulai membutuhkan penutupan sementara kawasan. (*)

Artikel Terkait