Wabup Ansori Dorong Kecamatan Moyo Hulu Jadi Sentra Peternakan dan UMKM
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori mendorong Kecamatan Moyo Hulu menjadi sentra peternakan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa.
Ia menilai, potensi peternakan sapi dan kerbau yang dimiliki wilayah tersebut mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat jika mendapat dukungan yang tepat.
Ansori menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan bersama masyarakat di Dusun Talwa, Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, Rabu, 23 September 2026.
“Moyo Hulu memiliki potensi peternakan yang sangat baik. Potensi ini perlu terus kita kembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” kata Ansori.
Ansori mengatakan, sektor peternakan masih menjadi salah satu kekuatan utama masyarakat Moyo Hulu. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas peternakan agar masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.
Menurutnya, pengembangan peternakan tidak hanya meningkatkan pendapatan peternak, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang berkaitan dengan sektor tersebut.
Ia berharap, masyarakat dan pemerintah desa dapat memanfaatkan potensi yang tersedia untuk memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Kita harus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
UMKM Perlu Manfaatkan Posisi Strategis Moyo Hulu
Selain peternakan, Ansori juga menyoroti peluang pengembangan UMKM di Kecamatan Moyo Hulu. Ia menilai kedekatan wilayah tersebut dengan kawasan perkotaan, perguruan tinggi, dan pondok pesantren dapat membuka pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Menurutnya, pelaku UMKM perlu memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
“Pengembangan UMKM perlu berjalan seiring dengan penguatan sektor peternakan. Kedua sektor ini memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” katanya.
Ansori menambahkan, penguatan UMKM dapat menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Ansori juga menyerahkan sertifikat tanah wakaf kepada Kepala Desa Leseng. Ia menegaskan sertifikasi wakaf memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset umat.
Menurutnya, legalitas yang jelas akan memudahkan pengelolaan dan pemanfaatan aset wakaf untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang.
“Legalitas aset wakaf harus menjadi perhatian bersama agar pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain penyerahan sertifikat wakaf, kegiatan tersebut juga menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH. Faizal Salim, jajaran Forkopimca Moyo Hulu, Camat Moyo Hulu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta masyarakat setempat.
Ansori berharap pengembangan peternakan dan UMKM dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di Moyo Hulu. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat kolaborasi untuk mendorong kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan warga. (*)




