Bak Film “Baby’s Day Out”, Balita di Lombok Hebohkan Warga Naik ke Atap Rumah
Mataram (NTBSatu) – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi tak biasa seorang balita laki-laki yang merayap santai di atas atap rumah warga di Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.
Aksi ini sontak mengingatkan warganet pada film klasik Baby’s Day Out, yang menceritakan petualangan balita yang tanpa sadar “berkelana” ke tempat berbahaya.
Video tersebut pertama kali muncul melalui akun Facebook bernama Sohriani Hirlan. Unggahan itu langsung memicu respons besar dari warganet dengan perolehan tanda suka lebih dari 2 ribu, ratusan komentar, serta ribuan kali pembagian ulang.
“Gonjak, anak kecil umur 2.5 tahun karena terlalu aktifnya tiba-tiba ditemukan sudah diatas genteng,” tulis akun tersebut.
Warga Teriak Histeris
Dalam video yang tersebar luas, balita tersebut terlihat bergerak dengan tenang sambil merayap pada permukaan genteng yang miring. Kondisi tersebut justru memicu kepanikan besar warga sekitar, yang langsung berteriak histeris melihat situasi berbahaya tersebut.
Sejumlah warga tampak berupaya memberikan pertolongan. Seorang perempuan dewasa terlihat mencoba membujuk, agar anak tersebut tidak melanjutkan gerakan di atas atap. Warga lain ikut bergerak cepat untuk memastikan keselamatan balita tersebut.
Balita tersebut bernama Muhammad Riski Noprian (2), warga Lingkungan Gonjak, Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.
Aksi balita tersebut langsung memicu berbagai reaksi dari warganet yang mempertanyakan bagaimana seorang anak seusia dua tahun bisa sampai berada di atas atap rumah. Banyak komentar muncul dari warganet, karena mereka menilai peristiwa itu tidak biasa dan cukup berbahaya.
“Kok bisa si kecil itu bisa naik diatas atap,” komentar akun @Herny Indah.
Komentar lain juga menyoroti tingkat aktivitas anak tersebut yang sangat tinggi, hingga mampu mencapai bagian atap rumah. “Melebihi spiderman ini, hebat sekali dek. Super duper aktifnya, sampai jantung mamaknya dibikin mau copot,” tambah akun @Minnie Moe.
Namun, sebagian warganet lain menilai video tersebut berpotensi hanya untuk kebutuhan konten viral, sehingga memunculkan beragam spekulasi terkait kejadian tersebut. “Enggak apa-apa anak meninggal asal fyp dan kontennya bisa hasilkan cuan, anak tinggal buat saja,” kritik akun @Dini Saja. (*)



