Lombok Barat

Di Tengah Isu Kelangkaan, LPG di Lobar Dipastikan Aman: Distribusi Masih Normal

Lombok Barat (NTBSatu) – Di tengah kabar kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang mulai dirasakan di sejumlah daerah, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) memastikan kondisi berbeda terjadi di wilayahnya. Hingga saat ini, ketersediaan LPG masih dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Lobar, Lale Widiani, menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan elpiji dalam waktu dekat.

“Untuk sementara dan sampai saat ini masih aman. Persediaan juga aman,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu, 12 April 2026. 

Ia menjelaskan, distribusi LPG di Lobar masih berjalan seperti biasa tanpa adanya gangguan berarti. Hal ini juga diperkuat dengan kondisi di sejumlah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) yang masih stabil.

“Info sementara penyaluran masih normal seperti biasa. SPPBE juga aman,” jelasnya.

Data terbaru menunjukkan, penyaluran LPG 3 kilogram di Lombok Barat per 9 April 2026 mencapai puluhan ribu tabung. Dari salah satu agen penyalur, tercatat distribusi mencapai 48.100 kilogram atau setara dengan 15.680 tabung yang tersalurkan melalui 28 truk.

Angka tersebut menjadi indikator bahwa pasokan LPG di daerah ini masih terjaga. Sekaligus membantah kekhawatiran masyarakat akibat isu kelangkaan di wilayah lain.

Catatan Dinas Perdagangan Lobar

Sebelumnya, Dinas Perdagangan Lobar juga mencatat stok LPG berada di angka lebih dari 96 ribu tabung, dengan pasokan rutin yang terus masuk setiap pekan. Kondisi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi potensi lonjakan permintaan.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi gangguan distribusi maupun lonjakan konsumsi yang tidak terduga.

Lale Widiani menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan distributor dan agen untuk memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat pengecer.

Dengan kondisi tersebut, Lobar menjadi salah satu daerah yang relatif stabil dalam hal ketersediaan LPG, di saat sejumlah wilayah lain mulai menghadapi tekanan pasokan.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar tetap membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan. Sehingga distribusi tetap merata dan kondisi tetap terkendali. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button