Lombok Timur

Pajak Tak Lagi Bocor, Pendapatan Lombok Timur 2025 Tembus Rp3,4 Triliun

Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur mencatat, realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2025 mencapai Rp3,43 triliun atau 101,21 persen dari target yang ditetapkan. Capaian ini didorong dengan digitalisasi sistem perpajakan, yang dinilai lebih efektif menekan kebocoran penerimaan daerah.

Hal itu Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya sampaikan saat membacakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025 dalam rapat paripurna X DPRD, Kamis, 2 April 2026. “Sinergi eksekutif dan legislatif ini menjadi fondasi kuat menuju pembangunan yang akuntabel dan transparan,” katanya.

IKLAN

Digitalisasi dan Kemandirian Fiskal

Pendapatan daerah yang optimal pada tahun 2025, ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur yang terealisasi sebesar 100,01 persen. Aplikasi SIPDAH dan PERIRI menjadi aplikasi digital yang pemerintah daerah andalkan, guna memperkuat sistem perpajakan.

Dengan adanya sistem non tunai (cashless), rupanya terbukti efektif meningkatkan kepatuhan wajib pajak hingga meminimalkan potensi kebocoran anggaran. Lonjakan Indeks Inovasi Daerah yang menyentuh angka 58,74 atau 117,48 persen dari target, menjadi bukti keberhasilan transformasi digital yang Pemkab Lombok Timur lakukan.

Langkah ini merupakan bagian dari visi “Lotim SMART”, dalam mendorong transparansi layanan publik, dan efisiensi birokrasi.

Realisasi Belanja dan Infrastruktur

Sedangkan di sisi pengeluaran, realisasi belanja pada Perubahan APBD 2025 mencapai 98,45 persen dari target Rp3,45 triliun. Struktur belanja masih Belanja Operasi dominasi sebanyak Rp2,66 triliun, sedangkan untuk Belanja Modal sebesar Rp328,52 miliar dengan fokus pada infrastruktur dasar.

Pemkab Lombok Timur masih mengalokasikan anggaran modal untuk perbaikan jalan, irigasi, gedung, atau infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Pemerintah terus mendorong akuntabilitas setiap perangkat daerah, sekaligus menjamin efektivitas anggaran untuk program strategis,” lanjut Edwin.

Capaian Indikator Sosial

Kondisi capaian makroekonomi Kabupaten Lombok Timur juga menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,93 persen yang melampaui target 4,60 persen.

Kemudian, dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 72,35. Selain itu, angka kemiskinan, jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Usia Harapan Hidup, hingga akses air minum layak, menunjukkan tren positif.

Meski begitu, pemerintah tetap mencatat tantangan pada indeks kepuasan layanan jalan. Saat ini, Pemkab Lombok Timur sudah menyiapkan skema pembangunan tahun jamak, guna menjamin keberlanjutan konektivitas antar wilayah di masa mendatang. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button