HEADLINE NEWSPemerintahan

Unggahan Terakhir dr. Jack Sebelum Wafat, Bagikan Kegiatan Samsat Berbagi 1447 Hijriah

Mataram (NTBSatu) – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra alias dr. Jack meninggal dunia di Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026.

Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB ini menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalankan tugas dinas di Jakarta. Kepergian dr. Jack yang dikenal eksentrik dan pekerja keras mengejutkan banyak pihak.

IKLAN

Pasalnya, sebelum meninggal, ia sempat berkomunikasi dengan rekan-rekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB.

IKLAN

“Beliau siang sampai sore masih sempat berkomunikasi dengan teman-teman OPD lewat grup WhatsApp. Ada juga yang bicara secara langsung,” ujar Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik kepada NTBSatu, Selasa, 10 Maret 2026.

IKLAN

Ironisnya, hanya berselang 22 jam sebelum dikabarkan wafat, ia masih mengunggah sebuah wasiat berupa pengabdian melalui akun Instagram pribadinya @dr74ck.

Poster bertajuk “Samsat Berbagi 1447 Hijriah” menjadi jejak digital terakhir. Kegiatan yang mengajak warga membayar pajak sekaligus berbagi takjil di bulan Ramadan.

Jejak Pengabdian yang Belum Usai

dr. Jack disebut sebagai transformasi pelayanan publik. Saat menjabat sebagai Dirut RSUP NTB, ia mampu mengubah wajah rumah sakit pelat merah menjadi kelas dunia penyangga gelaran internasional, seperti MotoGP.

Saat di Bapenda, sosoknya dikenal tegas dalam urusan pajak, namun tetap menyentuh sisi kemanusiaan. Program “Samsat Berbagi” yang ia promosikan sebelum meninggal, menjadi bukti nyata komitmennya untuk mendekatkan negara dengan rakyat.

Detik-detik Terakhir

Dari informasi yang NTBSatu dapatkan, keberadaan dr. Jack di Jakarta untuk menghadiri rapat koordinasi nasional. Ia dikabarkan jatuh pingsan setelah berbuka puasa dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan darurat, sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Kepergian dr. Jack meninggalkan duka mendalam di birokrasi NTB. Selain meninggalkan nama, ia juga meninggalkan standar tinggi dalam dedikasi dan inovasi. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button