Kasus Jambret WNA di Mandalika Masuk Tahap Penyelidikan Polisi
Lombok Tengah (NTBSatu) – Polres Lombok Tengah memastikan, telah menindaklanjuti laporan kasus penjambretan yang menimpa seorang Warga Negara Asing (WNA) di kawasan wisata Kuta Mandalika, Kecamatan Pujut. Saat ini, kasus tersebut telah masuk tahap penyelidikan oleh jajaran kepolisian.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi menyampaikan, kepolisian telah menerima laporan korban dan langsung pihaknya tindaklanjuti. Penanganan kasus secara terpadu oleh personel Polsek Kawasan Mandalika bersama tim opsnal Polres Lombok Tengah.
“Laporan sudah kami terima dan tindak lanjutnya saat ini personel Polsek Kawasan Mandalika bersama Opsnal Polres Lombok Tengah sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku dalam kasus tersebut,” jelas Lalu Brata kepada NTBSatu, Senin, 23 Februari 2026.
Ia juga memastikan, telah memintai keterangan korban saat pertama kali melapor. Keterangan tersebut menjadi dasar awal bagi penyidik untuk mengungkap kronologi kejadian, sekaligus mengidentifikasi pelaku.
“Korban sudah dimintai keterangan saat melapor ke Polsek Kawasan Mandalika. Yang dilaporkan korban adalah kejadian penjambretan yang dialaminya,” tambahnya.
Kasus Penjambretan WNA Tiongkok di Mandalika
Sebelumnya, seorang WNA menjadi korban penjambretan saat berada di Gang Jalan Dusun Kuta I, Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Peristiwa itu terjadi pada malam hari ketika korban tengah berjalan seorang diri. Pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga merampas tas korban lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Berdasarkan informasi, sejumlah barang penting milik korban ikut hilang dalam kejadian tersebut. Kepolisian masih mendalami detail barang yang terduga pelaku bawa kabur, serta melakukan penelusuran lebih lanjut berdasarkan keterangan korban dan saksi.
Sebagai informasi tambahan, pihak Polsek Kawasan Mandalika sebelumnya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari proses awal penanganan.
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengungkap pelaku dan menjaga keamanan di kawasan wisata Mandalika. Patroli dan pengamanan di lokasi-lokasi rawan juga terus pihaknya tingkatkan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.
“Kami sudah bergerak melakukan penyelidikan,” tegas Lalu Brata.
Polisi juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hari, serta menghindari membawa barang berharga secara mencolok di tempat umum. (Zani)



