ADVERTORIALBappeda NTB

Kuatkan Ketahanan Pangan, Desa Tatede Sumbawa Kembangkan Sektor Pertanian

Mataram (NTBSatu) – Pertanian merupakan salah satu sektor unggulan di Desa Tatede, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa.

Kepala Desa Tatede, Subadri mengatakan, pemerintah desa tetap berupaya mengembangkan sektor-sektor unggulan di Desa Tatede. Terutama pertanian untuk menguatkan ketahanan pangan daerah.

“Hampir 90 persen masyarakat Desa Tatede profesinya petani. Dari situ sumber pendapatan utama mereka,” kata Sudadri, kemarin.

Sektor pertanian menjadi penopang pendapatan masyarakat sekitar. Tanaman utama mereka adalah padi, semangka, dan jagung.

Untuk komoditas semangka merupakan salah satu unggulan di Desa Tatede. Bahkan, hasilnya sudah mulai dikirim ke Jawa Timur.

“Semangka banyak yang dikirim ke Pulau Jawa,” ujarnya.

Percepat Pembangunan

Pemprov NTB menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor strategis sesuai arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTB.

Kepala Bappeda Provinsi NTB, Iswandi mengatakan, dalam RPJMD NTB tahun 2025, terdapat tujuh misi pembangunan daerah dengan 10 program unggulan. Di mana di dalamnya terdapat tiga isu prioritas..

Tiga isu prioritas itu adalah pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, dan menjadikan NTB sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

“RPJMD ini dihajatkan untuk menjawab segala persoalan yang ada di NTB. Misalnya, tantangan seperti kemiskinan, kualitas pendidikan dan kesehatan, ketenagakerjaan, penyalahgunaan narkoba dan sebagainya,” kata Iswandi.

RPJMD NTB tahun 2025-2029 sebagai peta jalan pembangunan lima tahun ke depan. Visi yang akan dicapai adalah “Bangkit bersama menuju NTB Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia”.

Selain itu, dukungan dalam RPJMD tersebut juga berfokus kepada sektor infrastruktur, kesehatan, dan sebagainya.

Pelaksanaan program pembangunan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini untuk menjawab target dan indikator RPJMD. Pemerintah memastikan, agar kebijakan pembangunan tetap berjalan secara terukur dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“RPJMD menjadi panduan kita bersama dalam melaksanakan program pembangunan. Setiap OPD wajib menyelaraskan kegiatan agar semua sektor bergerak menuju satu arah: kesejahteraan masyarakat NTB,” ujarnya. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Back to top button