Segera Daftar! Pemerintah Siapkan Rumah Dinas dan Gaji Istimewa untuk Guru Sekolah Garuda
Rumah Dinas Layak untuk Guru
Wakil Menteri Diktisaintek, Stella Christie menegaskan, hunian ini bukan asrama atau barak, melainkan rumah pribadi yang nyaman dan layak huni.
“Tiap guru akan mendapatkan rumah tapak, bukan di asrama. Rumah tapak 60 meter persegi. Selain itu guru juga akan mendapatkan gaji yang sangat memadai sesuai dengan tanggung jawabnya setara dengan sekolah-sekolah unggulan di seluruh Indonesia,” ungkap Stella, mengutip Instagram pribadinya @prof.stellachristie, Sabtu, 14 Februari 2026.
Selain hunian, Kemdiktisaintek menawarkan paket kesejahteraan yang menarik. Setiap guru akan memperoleh gaji setara dengan sekolah unggulan, sekaligus fasilitas rumah tapak seluas 60 meter persegi.
Untuk mendukung kelancaran pendaftaran, pemerintah memberi kelonggaran pada persyaratan bahasa Inggris. Pelamar yang belum memiliki sertifikat IELTS atau TOEFL, termasuk yang sertifikatnya sudah kadaluwarsa, tetap boleh untuk mendaftar.
“Kalau Anda sangat ingin mendaftar dan yakin berprestasi, tesnya bisa menyusul. Sertifikat expired juga masih bisa kita terima. Kita hanya ingin mengetahui kemampuan Anda karena guru-guru perlu bisa berbahasa Inggris,” tambahnya.
Pemerintah juga fleksibel terkait rumpun ilmu. Guru dengan latar belakang IPA murni bisa mengajar Biologi selama memiliki kompetensi yang sesuai. Perbedaan rumpun ilmu dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga dapat diterima selama relevan dengan bidang yang akan diajarkan.
Kesempatan ini menjadi peluang langka bagi guru berprestasi untuk mengabdi di Sekolah Garuda, sekaligus menikmati fasilitas istimewa yang mendukung kehidupan pribadi dan profesional mereka. (*)



