ADVERTORIALPendidikan

STKIP Taman Siswa Bima Raih Hibah Nasional Penguatan Unit Layanan Disabilitas 2025

Mataram (NTBSatu) – STKIP Taman Siswa Bima kembali menorehkan prestasi penting, dengan berhasil meraih Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di Perguruan Tinggi Tahun 2025.

Berdasarkan Surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor: 0709/B2/DT.00.02/2025 tertanggal 21 April 2025, serta pengumuman resmi pada laman PT Inklusif, STKIP Taman Siswa Bima menjadi salah satu penerima hibah bersama Universitas PGRI Mahadewa Indonesia di bawah koordinasi LLDikti Wilayah VIII.

Program ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Kemudian, Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2023 yang mewajibkan setiap perguruan tinggi membentuk dan menguatkan ULD.

Dengan terpilihnya STKIP Taman Siswa Bima sebagai penerima hibah, maka kampus ini menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan pendidikan yang inklusif, ramah disabilitas, serta mendukung kesehatan mental mahasiswa.

Ketua Pengusul Hibah, Dr. Fatmah, M.Pd., menyampaikan, apresiasi yang tinggi atas dukungan pemerintah berikan melalui program ini.

IKLAN

“Penguatan Unit Layanan Disabilitas di STKIP Taman Siswa Bima akan menjadi wujud nyata kepedulian kampus terhadap hak-hak penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa, tanpa terkecuali, memiliki akses dan kesempatan yang sama dalam meraih keberhasilan akademik,” ujarnya.

Apresiasi LLDikti Wilayah VIII

LLDikti Wilayah VIII juga memberikan ucapan selamat kepada STKIP Taman Siswa Bima atas pencapaian ini.

Dalam keterangannya, LLDikti menekankan pentingnya ULD sebagai indikator akreditasi. Sekaligus instrumen untuk membangun lingkungan kampus yang sehat, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa, termasuk dalam aspek kesehatan mental.

Program ULD nantinya akan mencakup layanan promotif, preventif, hingga kuratif. Mulai dari edukasi, pemetaan kesehatan mental, hingga konseling psikologis dan akademik.

Keberhasilan ini tidak hanya berdampak jangka pendek dalam hal pemenuhan standar nasional. Tetapi juga, memberikan efek jangka panjang bagi pembangunan budaya akademik yang inklusif di STKIP Taman Siswa Bima.

IKLAN

Dengan adanya ULD, mahasiswa difabel akan lebih mudah mendapatkan dukungan akademik dan non akademik. Sementara, civitas akademika dapat berperan aktif dalam menciptakan kampus ramah disabilitas.

Ke depan, STKIP Taman Siswa Bima berkomitmen untuk memperluas cakupan layanan inklusif, serta mengembangkan program pendukung kesehatan mental yang menyeluruh bagi mahasiswa.

Adapun informasi lengkap mengenai daftar penerima hibah ULD 2025 dapat diakses melalui laman resmi PT Inklusif di ptinklusif.kemdiktisaintek.go.id. (*)

Berita Terkait

Back to top button