Datangkan Telur dari Bali dan Jawa, Pemkot Mataram Antisipasi Lonjakan Harga Bapok
Mataram (NTBSatu) – Beberapa harga bahan pokok salah satunya telur ayam mengalami lonjakan drastis selama bulan Ramadan. Hal tersebut dikarenakan stok di peternak menipis.
Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Perdagangan mengsiasati dengan mendatangkan telur ayam dari Pulau Bali dan Pulau Jawa, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menekan lonjakan harga.
Dari pantauan NTBSatu, kebutuhan bahan pokok saat ini yang mengalami peningkatan drastis adalah telur ayam. Beberapa pedagang telur kewalahan akibat stok telur yang habis dibeli masyarakat.
“Kalau harga telur ayam sekarang kisaran Rp65 ribu per tray, kalau harga normal Rp56 ribu per tray untuk telur ukuran besar,” kata pedagang telur yang ada di Pasar Sindu, Sinta Jumat 15 Maret 2024.
Kepala Bidang Kebutuhan Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Mataram Sri Wahyunida, mengatakan lonjakan harga telur masih tetap dipantau dengan turun ke pasar untuk memastikan ketersediaan harga.
Berita Terkini:
- Polres Lombok Timur Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Terara, Barang Bukti Disembunyikan di Dapur
- Perumdam Bintang Bano Dikabarkan PHK 15 Karyawan, Disnakertrans KSB Segera Panggil Manajemen
- Mandalika Kembali Jadi Pusat Perhatian Otomotif Dunia Lewat Gelaran GT World Challenge Asia 2026
- Prabowo Terima Penasihat Danantara Ray Dalio di Istana, Bahas Prospek Ekonomi Indonesia
“Kami melakukan pantauan di seluruh pasar tradisional. Kami juga mendatangkan telur dari Pulau Bali dengan harapan pasokan telur dari Bali dan Jawa bisa berlanjut, karena pasokan telur mengalami pengurangan sedangkan kebutuhan telur pada awal Ramadan meningkat,” jelasnya.
Selain itu, bukan hanya telur ayam yang mengalami peningkatan, kebutuhan lainnya seperti daging sapi, beras, dan lain sebagainya juga sangat tinggi kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat tidak berbelanja secara berlebihan karena bahan pokok dipastikan masih aman, sampai bulan depan,” harapnya. (WIL)



