Ahmad Muzayyin Siap Majukan Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIH Pancor dengan Kolaborasi
Lombok Timur (NTBSatu) – Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. Ahmad Muzayyin, MA, bertekad memajukan fakultas yang dipimpinnya dengan prinsip dan semangat kolaborasi.
Baginya, kolaborasi adalah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai kemajuan bersama.
Dasar pemikiran alumnus doktoral UIN Raden Fatah Palembang itu karena melihat kerkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat dan merata di tengah-tengah masyarakat.
“Dari berbagai kemampuan dan kelebihan masing-masing institusi ini, perlu dipertemukan sehingga dapat saling mengisi dan memperoleh kemajuan,” kata Ahmad, Senin, 19 Februari 2024.
Melalui metode kolaborasi tersebut, ia optimis dapat meningkatkan jumlah peminat FDKI IAIH Pancor.
Berita Terkini:
- 566 Warga Binaan Lapas Sumbawa Dapat Remisi Idulfitri 1447 Hijriah
- 347 Narapidana Lapas IIB Selong Lombok Timur Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Salat Idulfitri di Lapangan Pahlawan, Jarot–Ansori Serukan Persatuan dan Refleksi Pembangunan Sumbawa
- Momen Idulfitri 1447 H, Bupati Paparkan Pemerataan Kartu KSB Maju dan Strategi Transformasi Ekonomi Pasca Tambang
Menurutnya, prodi-prodi yang tersedia seperti Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Manajemen Dakwah (MD), dan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) memiliki peluang besar untuk menjalani berbagai profesi di tengah-tengah masyarakat.
“Dai, wartawan, penyuluh, politisi, pengusaha, konsultan, tenaga ahli, dan pekerjaan lainnya dapat diraih oleh alumni FDKI IAIH Pancor,” ucapnya.
Sehingga sejak diamanahkan menjadi dekan, Ahmad mengaku berusaha keras untuk memaksimalkan kegiatan-kegiatan tridarma perguruan tinggi, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian.
Wujud dari gagasan kolaborasi itu, lanjut Ahmad, yaitu dengan pelaksanaan Stadium General dalam rangka Dies Natalis 10 Tahun FDKI IAIH Pancor dengan kolaborasi Prodi BKI FDKI IAIH Pancor, Prodi BKI UIN Mataram, dan Prodi BK Universitas Hamzanwadi. (MKR)



