MDMC Ummat bersama MDMC NTB Gelar Lokakarya Perencanaan Pembangunan Desa Berbasis Pengurangan Risiko Bencana
“Kegiatan ini juga merupakan langkah awal dalam kegiatan desa yang akan membersamai masyarakat dalam program-program ketangguhan berupa pelatihan dan lokakarya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LPPM Ummat, Dr. Ibrahim Ali, M.Sc., menyampaikan, keberadaan program ini memberikan manfaat besar bagi Ummat.
“Sebab, dapat memberikan peluang bagi dosen untuk dapat melakukan kegiatan lanjutan berupa pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, khusus masalah pembangunan desa berbasis PRB. Selain itu pula kegiatan ini ditindaklanjuti dengan program KKN khusus kebencanaan,” lanjutnya,
Berita Terkini:
- PDI Perjuangan Kota Mataram Konsolidasi Kader, Tegas Tolak Pilkada melalui DPRD
- 10 Film Indonesia Terpopuler di Netflix 2025
- Kemendikdasmen Buka Program Pertukaran Guru ke Korea Selatan, Simak Kriterianya
- Tradisi Bau Nyale Menelan Korban, Satu Warga asal Keruak Meninggal Dunia
Sedangkan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD NTB, Syamsiah Samad, S.Hut., M.Si, memaparkan materi terkait peran BPBD dalam mendorong penganggaran pembangunan desa berbasis PRB. Menurutnya, perlu menyuarakan pengurangan resiko bencana atau Penyelenggara Bencana (PB) dalam level desa.
“Itu sangat penting, mengingat selain bencana, NTB juga sedang dilanda kasus kekeringan (hidrometeorologi),” ujarnya. (JEF/*)



