Hukrim
Bertambah, Polda NTB Terima 13 Laporan Dugaan Penipuan FEC
Mataram (NTB Satu) – Laporan dugaan penipuan dan penggelapan bisnis online oleh Future E-commerce (FEC) bertambah. Kali ini, penyidik Ditreskrimsus Polda NTB menangani 13 aduan.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menyebut, angka itu berasal dari 10 laporan yang masuk di Ditreskrimsus.
Berita Terkini:
- Angka Stunting di Tujuh Desa Lombok Timur di Atas 40 Persen
- Korpri Lombok Timur Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Tenaga Honorer Non-Database
- Grand Opening Fipper Store Lombok: Bahagia Melangkah bersama Anak Yatim Piatu
- Gratifikasi Ramadan: Rejeki Halal dan Baik untuk Lahirnya Insan yang Bertakwa
“Kemudian tiga kasus di Polres juga diserahkan ke Polda. Jadi 13 aduan,” ucapnya, Kamis, 21 September 2023.
“Jadi, tidak ada lagi yang ditangani Polres Loteng, sudah diambil alih Polda NTB,” lanjutnya.
Selain itu, jumlah saksi yang dimintai klarifikasi juga bertambah, yakni 13 orang. Salah satu diantaranya adalah mentor FEC.



