PLN Siapkan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Gelaran MXGP Samota dan Selaparang
Mataram (NTB Satu) – PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyediakan pasokan listrik andal untuk menyukseskan gelaran Motocross Grand Prix (MXGP) Samota pada tanggal 24-26 Juni 2023 dan MXGP Selaparang pada tanggal 1-2 Juli 2023.
General Manager PLN UP3 Mataram, Widiarno mengatakan, sudah melakukan berbagai persiapan guna menghadirkan listrik tanpa kedip selama gelaran MXGP tersebut. Seperti penyaluran listrik mulai dari pembangkit, jaringan transmisi dan distribusi, hingga kondisi Uninterruptible Power Supply (UPS) di lokasi sirkuit.
“di Sirkuit MXGP Selaparang pada bagian depannya sebagian lampu penerangan sudah nyala. Sedangkan yang di Samota sudah hampir selesai,” ujar Widiarno kepada NTB Satu, Selasa, 20 Juni 2023.
Widiarno mengatakan, total daya listrik atau kapasitas listrik yang disediakan PLN pada gelaran MXGP Selaparang mencapai 913 kWh. Sedangkan yang di Samota sekitar 800-an kWh. Dengan standar yang diterapkan adalah Zero Down Time (ZDT), artinya tanpa gangguan pasokan listrik, melalui pasokan berlapis.
Baca Juga:
- Perubahan Rekrutmen CASN 2026, Pemkab Sumbawa Matangkan Analisis Formasi Jabatan
- Jaksa Agendakan Periksa Perusahaan Diduga Penampung Fee DAK Dikbud NTB 2024
- RSUD Sumbawa Segera Miliki Layanan Cath Lab, Gedung Rp26 Miliar Rampung
- Sebut Sidak Dewan Hanya “Kulit Luar”, Konsultan Pengawas Proyek SMPN 17 Mataram Beberkan Fakta Teknis
“Dari pasokan listrik utama akan di backup oleh genset, dan kemudian di backup lagi oleh UPS, yang merupakan peralatan tanpa kedip. Jadi misalkan padam langsung di backup sama dia,” jelasnya.
Tidak hanya di area utama sirkuit, PLN juga menyediakan pasokan listrik di bagian depan parkir, yang terdapat pada enam titik dengan menggunakan empat Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU).
“Untuk di depan ada enam titik dan disediakan 4 SPLU sebagai penerangan di depannya. Itu akan diatur oleh Event Organizer (EO) nya, PLN hanya menyediakan jaringannya saja,” sambungnya.
Widiarno mengatakan, pasokan listrik yang disediakan oleh PLN tersebut hanya untuk kegiatan event saja. Artinya, tidak termasuk untuk kebutuhan konsernya. Sehingga dengan kapasitas segitu, dirinya mengaku sudah cukup untuk pelaksanaan event nya. (MYM)



