Pendidikan

Bersejarah, IKA Unram Bangun Gedung untuk Alumni Senilai Rp8 Miliar

Mataram (NTB Satu) – Setelah sekian lama, alumni Universitas Mataram (Unram) akhirnya bakal segera memiliki gedung sekretariat. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Hj. Baiq Isvie Rupaeda, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unram akhirnya mewujudkan mimpi tersebut.

Ketua Umum PP IKA Unram, Hj Baiq Isvie Rupaeda mengaku, bantuan hibah pembangunan gedung sekretariat dan wisma IKA Unram diberikan oleh pihak rektorat Unram. Nantinya, gedung dua lantai tersebut memiliki enam ruangan sekretariat, 80 kamar standar hotel serta ruang pertemuan dengan kapasitas 500-600 dan dapat dipergunakan oleh masyarakat umum. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk pembangunan gedung dan wisma IKA Unram berjumlah Rp8 miliar.

“Tahun ini, angkanya masih berjumlah Rp3 miliar. Tapi angka ini masih kami negosiasikan, semoga Pak Sekda yang mewakili Pak Gubernur selalu Ketua TAPD Pemprov bisa merealisasikan hal itu,” ungkap Isvie, saat memberikan sambutan di acara peletakan batu pertama Gedung Sekretariat IKA Unram, di Mataram, Rabu, 27 Juli 2022.

Menurut Isvie, keberadaan dan peran alumni dalam sebuah institusi perguruan tinggi cukup vital. Oleh karena itu, keberadaan alumni harus diperhatikan oleh pemerintah daerah. Terlebih, bila alumni telah berkontribusi untuk pemerintah daerah.

“Mustahil institusi pendidikan tinggi itu dapat maju dan berkembang manakala ikatan keluarga alumninya tidak bergerak. Nah, peran pemerintah daerah adalah membantu keberadaan alumni,” tegas Isvie.

Sedangkan, Rektor Unram, Prof. Bambang Hario Kusumo Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., mengaku bangga dengan kiprah alumni IKA Unram di bawah kepemimpinan Baiq Isvie Rupaeda. Sebab, ini adalah kali pertama dalam sejarah ikatan alumni memiliki gedung sekretariat mandiri.

“Mewakili civitas akademika Unram, kami sangat bangga, karena ini sejarah pertama bagi Unram. Yakni, para alumni berkontribusi pada almamaternya. Makanya, kami dukung penuh dengan memberikan aset tanah untuk dijadikan lokasi pembangunannya,” kata Bambang.

Guru besar Fakultas Pertanian Unram itu mengatakan, kiprah alumni perguruan tinggi di luar negeri sudah terjadi sejak lama. Ia mencontohkan, di negara New Zealand, beberapa hektare areal disumbangkan oleh para alumni. Bahkan, di sejumlah gedung, nama-nama alumninya terpampang di dalam ruang kelas.

“Kalau saya lihat budaya alumni berkontribusi di Universitas New Zealand, adalah budaya baik yang perlu ditiru. Jika terukir nama penyumbang alumni dalam setiap gedung dan ruangannya, jelas sangat diperlukan karena sejarah akan terukir dengan baik ke depannya,” jelas Bambang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah, Drs. H. Lalu Gita Ariadi mengatakan, ketidakhadiran Gubernur NTB dapat memberikan spirit dan motivasi agar pembangunan gedung sektretariat IKA Unram segara tuntas. Apabila alumni telah berani membuat gedung, maka pembangunan tersebut dapat menjadi representasi inkubasi bisnis yang baru dan kokoh.

“Dengan keberanian IKA Unram membangun gedung dan wisma, maka pemerintah daerah akan membantu dan menyukseskan pembangunannya. Apalagi, dua pimpinan daerah yakni, Ketua dan Wakil Ketua DPRD juga hadir bersamaan dalam acara ini,” tandas Gita Ariadi. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button