Business

PHRI NTB : Ada 9.087 Kamar Hotel dan Penginapan di Lombok Belum Laku

Mataram (NTB Satu) – Gelaran MotoGP Mandalika semakin dekat. Namun hingga kini masih ada ribuan kamar hotel dan penginapan yang belum laku terjual.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi NTB Ni Ketut Wolini merinci data ril jumlah ketersediaan kamar hotel dan sisa yang terkonfirmasi belum laku.

Wolini saat ditemui di Sekretariat PHRI NTB, di Gomong Kota Mataram, Selasa 8 Maret 2022 menjelaskan di Pulau Lombok, jumlah kamar hotel, baik yang bintang maupun non bintang sebanyak 21.697 kamar. Dengan rincian sebanyak 5.195 kamar berada di Kota Mataram (seluruhnya laku). Di Lombok Tengah sebanyak 4.892 kamar (1.995 kamar belum laku).

Di Kabupaten Lombok Utara tersedia sebanyak 6.553 (5.781 kamar belum laku). Di Kabupaten Lombok Timur tersedia 1.647 kamar (1.291 belum laku). Di Kabupaten Lombok Barat tersedia sebanyak 3.383 kamar (20 kamar belum laku).

Jika ditotal, jumlah kamar hotel di Pulau Lombok sebanyak 21.697 kamar. Yang sudah laku terjual sebanyak 12.611 kamar, dan tersisa 9.087 kamar belum laku.

“Jumlah ini bisa bergerak, terjadi perubahan sewaktu-waktu,” kata Wolini kepada NTB Satu.

Wolini menambahkan, daerah-daerah yang masih belum terpesan kamar hotel/penginapannya yaitu di Kabupaten Lombok Timur misalnya di Jerowaru, Sembalun, Tete Batu, Sajang, Labuan Haji, Suela, Pancor. Sementara di Kabupaten Lombok Utara di Gangga, Bayan.

“Yang belum-belum laku ini, karena lokasinya agak jauh dengan MotoGP, mereka harus menyiapkan paket. Menginap dan menyediakan kendaraan langsung. Sehingga tidak pusing tamu memikirkan soal kendaraan,” ujarnya.

Sementara di gili-gili di Lombok Utara yaitu di Gili Tramena (Trawangan, Meno, dan Air), Wolini membeberkan jumlah ril kamar hotel/resort sebanyak 6.553 kamar. Yang sudah laku sebanyak 772 kamar, dan tersisa sebanyak 5.781 kamar.

Namun harus diingat bahwa jumlah hotel / resort di Gili Tramena sebanyak 736 dengan 6.553 kamar. Jumlah yang masih tutup sebanyak 508 hotel dan yang masih eksis buka sebanyak 228 hotel. Jika dilihat dari jumlah hotel yang aktif ini, total 2 ribuan kamar yang dimiliki. Jika jumlah kamar yang sudah laku sebanyak 772 kamar, maka ada seribuan kamar yang belum bertuan.
“Ini data ril kami,” katanya.

Saat MotoGP di Sirkuit Mandalika, PHRI sudah berkoordinasi dengan pemilik-pemilik hotel yang masih tutup agar hotel-hotel mereka dihidupkan kembali. (ABG)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button