Yusril Buka Suara soal TNI Kerahkan Besar-besaran Prajurit ke Jakarta
Jakarta (NTBSatu) – Beredar kabar bahwa TNI mengerahkan prajurit dalam jumlah besar ke DKI Jakarta. Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, menyebut kondisi keamanan di ibu kota masih biasa-biasa saja.
“Saya secara umum mengatakan bahwa situasi keamanan di Jakarta biasa aja. Enggak terjadi satu gejolak yang mengkhawatirkan,” kata Yusril dalam konferensi pers di Museum Tsunami Aceh di Banda Aceh, Rabu, 4 November 2026.
Yusril mengaku tidak dapat memberikan informasi secara detail soal pengerahan prajurit TNI tersebut. Menurutnya, Panglima TNI atau Menhan yang punya wewenang untuk menjelaskan tujuan pengerahan pasukan ke Jakarta.
“Apakah penambahan pasukan ini dalam rangka untuk meningkatkan kewaspadaan atau apa? Nanti Pak Menteri Pertahanan atau Pak Panglima TNI yang berwenang untuk menjelaskan. Saya sendiri enggak bisa menjelaskan soal itu,” jelasnya.
Sebelumnya, TNI buka suara soal kabar pengerahan prajurit dalam jumlah besar ke DKI Jakarta. Pengerahan pasukan tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan tugas negara dan menjaga kesatuan Republik Indonesia.
“Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, mengutip detikNews, Rabu, 4 November 2026.
Namun, tidak dijelaskan secara detail maksud dari pengerahan pasukan TNI tersebut. Dia juga tidak menjelaskan secara rinci berapa personel yang dikerahkan ke ibu kota.
Sementara itu, NAS juga sempat ditanya soal dugaan pengerahan personel untuk mengantisipasi aksi demonstrasi dalam waktu dekat. Namun, Nas tidak merespons terkait hal tersebut.
Sebelumbya, beredar kabar bahwa personel dari tiga matra TNI dalam jumlah besar dikerahkan ke Jakarta. Salah satu matra TNI yang mengerahkan pasukan adalah TNI AL. (*)




