PemerintahanSumbawa Barat

Kemah Literasi NTB 2027 di KSB Bidik 200 Peserta Komunitas

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat merancang gelaran Kemah Literasi 2027 sebagai wadah pembinaan generasi muda daerah.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari pada bulan Juni atau Juli 2027 ini, membidik 200 peserta dari komunitas literasi se-NTB.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Sumbawa Barat, H. Burhan Daeng Mangago, S.Pi., M.Si., memaparkan fokus agenda yang mengombinasikan pembentukan karakter dan keterampilan praktis. Pihaknya tengah mematangkan konsep agar pelaksanaan program unggulan berjalan optimal.

IKLAN

“Rencananya kita laksanakan selama tiga hari dengan target 200 peserta dari komunitas literasi se-KSB,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 5 Oktober 2026. 

Sebab, ajang ini tidak sekadar menjadi ruang berkumpul atau membaca buku bagi kalangan muda. Dinas terkait merancang pembinaan khusus guna membangun ketahanan mental serta sikap pantang menyerah para peserta.

“Setelah mindset-nya kita ubah, kemudian kita latih juga mentalnya,” tegas Burhan.

IKLAN

Oleh sebab itu, panitia menggandeng Kodim untuk menggembleng kedisiplinan dan pembentukan karakter peserta di lapangan. Langkah ini bertujuan agar generasi muda memiliki kesiapan mental sebelum menerjunkan diri ke dunia kerja.

Peserta Dapat Pembekalan Literasi

Burhan menambahkan, peserta akan menerima pembekalan materi literasi terapan usai menjalani pembinaan mental. Pelatihan tersebut mencakup bidang praktis seperti pertanian, perikanan, serta peternakan.

“Setelah pembinaan mental, baru kita lengkapi dengan literasi terapan seperti perikanan, pertanian, dan peternakan,” jelas Burhan.

Selanjutnya, program Pelopor Literasi ini menyiapkan sertifikat resmi bagi seluruh peserta yang menyelesaikan masa pelatihan. Panitia menyusun mekanisme pendaftaran dan seleksi ketat jika jumlah pendaftar melebihi kuota ketersediaan tempat.

Ajang tahunan ini memicu pergerakan komunitas literasi di tingkat tapak untuk memperkuat jejaring daerah. Pemerintah daerah mengajukan usulan anggaran Rp500 juta guna menopang seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Meskipun demikian, penetapan besaran dana final masih menyesuaikan ketersediaan dan kemampuan APBD KSB. Pemkab KSB berkomitmen mengawal persiapan teknis agar program pembinaan karakter pemuda berjalan sesuai jadwal.

“Kalau kemampuan anggarannya tidak sampai di angka tersebut, tentu akan kita sesuaikan dengan kemampuan yang tersedia,” pungkas Burhan. (*)

Artikel Terkait