Bupati Ady Lantik Pimpinan Baznas Kabupaten Bima, Titip Pesan Kelola Zakat dengan Baik
Bima (NTBsatu) – Bupati Bima, Ady Mahyudi resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bima, Selasa, 6 Oktober 2026.
Kelima pimpinan Baznas tersebut, antara lain Ketua, Drs. A. Zubair H. AR. Kemudian Wakil Ketua I, H. Hamid; Wakil Ketua II, Ahmadin; Wakil Ketua III, Drs. H. Fahrir; dan Wahidin sebagai Wakil Ketua IV.
Pelantikan ini berlangsung di Kantor Bupati Bima. Selepas sumpah pengukuhan, Bupati Bima Ady Mahyudi langsung memberi tantangan kepada para pimpinan Baznas.
Dia berharap Baznas mampu mengelola zakat sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Kata Ady, pengelolaan zakat tidak boleh hanya berhenti pada pemberian bantuan sosial yang sifatnya sementara.
“Zakat harus mampu memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan terhadap kehidupan masyarakat penerima manfaat,” kata Ady.
Selain itu, Bupati Ady Mahyudi meminta Baznas untuk memperkuat program zakat produktif dan pemberdayaan ekonomi umat.
Ia berharap. program tersebut mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat dan secara bertahap mendorong mustahik menjadi masyarakat yang mandiri.
“Baznas harus bisa mengelola zakat untuk mendukung sektor pendidikan dan kesehatan. Dengan demikian, dana umat yang dihimpun melalui Baznas dapat memberikan manfaat yang lebih komprehensif bagi masyarakat,” ucap Ady Mahyudi.
Politisi Partai Amanat Nasional menilai, Baznas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah Kabupaten Bima dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Ia menilai, penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas penting. Alasannya, karena penanganan persoalan kemiskinan tidak dapat hanya melalui satu program atau satu lembaga.
Oleh karena itu, butuh sinergi berbagai pihak agar intervensinya benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Di pundak pimpinan Baznas terdapat tanggung jawab untuk memastikan dana zakat dari masyarakat dikelola dengan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya,” tegasnya.
Selain memastikan program tepat sasaran, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana zakat.
“Baznas harus mampu menjawab amanah dari masyarakat dengan tata kelola yang baik, transparan dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Baznas NTB Minta Kolaborasi dengan Pemerintah
Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Lalu Muhammad Iqbal meminta jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Bima untuk mengedepankan tata kelola zakat yang akuntabel dan objektif.
Ia juga menekankan pentingnya orientasi pengelolaan zakat yang tidak berhenti pada pemberian bantuan kepada mustahik, tetapi mampu mendorong terjadinya transformasi sosial dan ekonomi sehingga mustahik dapat berkembang menjadi muzakki.
“Saya mengajak Baznas Kabupaten Bima memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bima. Ia menilai, kolaborasi tersebut penting untuk mempercepat penanganan persoalan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya menegaskan. (MSR)




