PemerintahanSumbawa

Bupati Jarot Ingatkan Desa Kelola Anggaran dengan Transparan

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengingatkan aparatur desa agar mengelola keuangan desa secara transparan dan akuntabel. Jarot menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa di Hotel Neo, Senin, 5 Oktober 2026.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan tersebut dengan melibatkan perangkat desa dari 157 desa. Dinas tersebut juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Inspektorat Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam mengelola keuangan desa sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendorong tata kelola anggaran yang transparan dan bertanggung jawab.

IKLAN

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, S.E., mengatakan berbagai pihak mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Karena itu, pihaknya berharap aparatur desa dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas dalam mengelola keuangan desa.

“Kami berharap melalui Bimtek ini aparatur desa memiliki pemahaman dan kapasitas yang lebih baik dalam mengelola keuangan desa, sehingga anggaran dapat dimanfaatkan secara tepat dan mencegah terjadinya penyalahgunaan,” ujarnya.

Sementara itu, Jarot mengapresiasi jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia juga meminta seluruh aparatur desa mematuhi prosedur dan aturan dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan desa.

IKLAN

“Mari kita kelola keuangan secara transparan dan akuntabel. Ikuti prosedur yang sudah ditentukan, sehingga kita tidak terjebak dalam persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Jarot.

Menurut Jarot, aparatur desa memegang peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap perangkat desa perlu mengelola anggaran secara cermat, tertib, dan bertanggung jawab.

Desa Dukung Industrialisasi Daerah

Selain membahas tata kelola keuangan desa, Jarot juga menyinggung arah pembangunan daerah yang saat ini berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan setiap peluang investasi yang masuk ke Kabupaten Sumbawa. Dukungan pemerintah desa juga menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim pembangunan yang sehat dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa harus terus mengawal investasi dan program nasional yang dapat mendorong industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Jarot menilai investasi dan program nasional dapat membuka peluang kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendorong kemajuan daerah. Karena itu, seluruh elemen pemerintah perlu bergerak dalam arah yang sama.

Selanjutnya, Jarot mengajak aparatur desa mengikuti setiap arahan pemerintah dan menjadikan pengelolaan anggaran sebagai bagian dari upaya bersama membangun pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Dengan tata kelola keuangan yang baik, pemerintah desa dapat mendukung pembangunan daerah secara lebih efektif. Pada saat yang sama, desa juga dapat mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat.(*)

Artikel Terkait