Animo Belanja Warga Lombok Timur Diproyeksikan Meningkat 60 Persen Jelang Idulfitri
Lombok Timur (NTBSatu) – Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur memproyeksikan, animo belanja masyarakat meningkat hingga 60 persen menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan tersebut diperkirakan terjadi dalam beberapa hari terakhir sebelum hari raya
Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman mengatakan, hasil pemantauan di Pasar Induk Pancor, Senin, 16, Maret 2026, menunjukkan stok bahan pokok masih dalam kondisi aman. Meskipun, aktivitas jual beli terus meningkat selama Ramadan.
“Kebetulan tadi pagi ini hasil pemantauan, stok aman. Untuk cabai rawit masih fluktuatif, yang lain masih tetap stabil,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pada awal Ramadan lonjakan pembeli sempat mencapai 50 persen. Per hari ini pemantauan aktivitas pasar berada di kisaran 30 persen dan perkiraannya akan terus melonjak hingga 60 persen mendekati Idulfitri.
“Animo masyarakat sangat meningkat. Awal puasa sampai 50 persen, sekarang sekitar 30 persen. Tetapi, selanjutnya lonjakan bisa sampai 60 persen seiring menjelang penghujung Lebaran,” katanya.
Sejumlah komoditas yang menjadi target utama pembeli antara lain ayam potong, cabai rawit, serta bawang merah dan bawang putih sebagai kebutuhan bumbu dapur.
“Ayam meningkat pilihannya dan caai rawit masih fluktuatif. Bawang merah dan putih sebagai bumbu tetap dominan,” jelasnya.
Meski permintaan meningkat, sebagian besar pedagang menyebutkan belum terjadi kenaikan harga yang signifikan. Distributor juga dinyatakan siap menambah pasokan jika permintaan masyarakat terus bertambah.
“Penjual sangat siap bila permintaan pembeli meningkat. Distributor sudah siap memasok lebih besar lagi,” tambahnya. (Alwi)



