Pendidikan

Pengawas Rangkap Jabatan Plt Kepsek, Fungsi Pengawasan Sekolah di Mataram Tak Optimal

Mataram (NTBSatu) – Kekurangan pengawas sekolah di Kota Mataram kian menekan satuan pendidikan. Kondisi ini diperparah dengan belum adanya kepastian pelantikan kepala sekolah (kepsek) definitif, sehingga sejumlah pengawas harus merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepsek.

Pengawas yang juga Plt Kepala SMPN 12 Kota Mataram, Abdul Kadir menyebut, kebutuhan ideal pengawas di Kota Mataram mencapai 22 orang untuk seluruh jenjang pendidikan. Dengan rasio satu pengawas membina sepuluh sekolah.

“Saat ini kondisi tersebut hendaklah segera diatasi. Dengan jumlah sekolah yang ada, kebutuhan pengawas sudah sangat mendesak,” katanya kepada NTBSatu, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia mengungkapkan, dari kebutuhan tersebut, pengawas yang melakukan tugas backup di lapangan saat ini hanya berjumlah empat orang. Akibatnya, fungsi pendampingan sekolah tidak berjalan optimal.

“Padahal tugas pengawas sebagai pendamping satuan pendidikan bersentuhan langsung dengan aspek manajerial dan akademik,” ujarnya.

Abdul Kadir menilai, meski program Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) telah berlangsung. Langkah lanjutan berupa penyiapan Bakal Calon Pengawas Sekolah (BCPS), perlu segera pemerintah realisasikan untuk menutup kekurangan pengawas.

“Tugas selanjutnya adalah bakal calon pengawas sekolah agar kekurangan ini segera teratasi,” katanya.

Abdul Kadir mengakui, beban kerja di lapangan semakin berat. Fokus pada pengelolaan sekolah membuat tugas-tugas kepengawasan nyaris tidak dapat berjalan secara maksimal.

“Dengan kondisi saat ini, kami yang Plt hampir tidak ada waktu untuk melaksanakan tugas kepengawasan. Kami hanya melaksanakan tugas-tugas pokok saja dan itu pun tidak bisa rutin,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pengelolaan sekolah sebagai Plt menuntut fokus dan profesionalisme penuh. Sehingga, penetapan kepala sekolah definitif dan pengangkatan pengawas baru menjadi kebutuhan mendesak.

“Penetapan kepala sekolah definitif dan pengangkatan pengawas baru hendaklah segera diwujudkan,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button