Pendidikan

Deretan Sekolah yang Tetap Gelar MPLS 2025 Meski Terima 1 Murid, Terbanyak di Jawa

Mataram (NTBSatu) – Fenomena sekolah yang tetap mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025, meskipun hanya memiliki satu murid baru menarik perhatian publik.

Fenomena sekolah yang hanya menerima satu murid baru ini memicu beragam pertanyaan di tengah masyarakat, terutama terkait kondisi pendidikan dasar yang semakin memprihatinkan di berbagai daerah.

Namun di balik kenyataan yang memilukan, masyarakat tetap merasa bangga terhadap sekolah-sekolah yang masih mau melaksanakan MPLS 2025.

Walaupun ruang kelas yang dulu penuh tawa kini hanya menyisakan satu kursi, satu tas, dan seorang murid, semangat pendidik tetap berkobar untuk menyambut generasi penerus bangsa.

Berdasarkan penelusuran NTBSatu dari berbagai sumber di media sosial, berikut ini sekolah-sekolah yang diketahui tetap melaksanakan MPLS 2025 walau hanya mendapat satu atau dua murid baru:

IKLAN

SDN 27 Kauman – Solo (Jawa Tengah)

Abrizam Wahyu Irtaza menjadi satu-satunya murid baru di sekolah ini. Ia berdiri sendiri saat apel dan mengikuti MPLS tanpa teman sebaya.

SD 5 Jurang, SD 1 Wates, SD 2 Gamong – Kudus (Jawa Tengah)

Tiga sekolah ini masing-masing hanya menyambut 1 murid baru, seolah menunjukkan betapa sepinya animo masyarakat di lingkungan sekitar.

SDN 1 Kendalrejo – Trenggalek (Jawa Timur)

Rohmat Widianto, seorang diri di kelas, tetap mengikuti MPLS dengan semangat, meski suasana belajar terasa sunyi.

SDN 1 Wayut – Madiun (Jawa Timur)

Dengan 2 murid baru, sekolah ini berupaya menjaga semangat MPLS dengan melibatkan kakak kelas agar suasana tidak terlalu hening.

SDN 2 Minomartani – Sleman (Yogyakarta)

Dari satu pendaftar awal menjadi dua, sekolah ini tetap menggelar MPLS demi menjaga tradisi pendidikan.

IKLAN

6 SD Negeri – Ngawi (Jawa Timur)

Sekolah-sekolah ini adalah SDN 1 Dempel, SDN 1 Mojo, SDN I Jenggrik, SDN 3 Karangbanyu, SDN 5 Sidolaju, SDN 2 Kayutrejo.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Back to top button