BERITA NASIONAL

Jember Lockdown Akibat Krisis Viral di TikTok, Begini Kata Netizen

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menetapkan kebijakan semi lockdown, menyusul krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di berbagai SPBU.

Kebijakan ini langsung viral di TikTok, memunculkan respons luas dari masyarakat online yang merasa terdampak langsung.

Dalam pernyataan resmi pada 28 Juli 2025, Bupati Jember, Gus Fawait menyampaikan tiga poin kebijakan darurat untuk merespons situasi ini.

Pertama, memberikan izin seluruh pelajar di wilayah Jember mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah hingga kondisi kembali normal. Langkah ini bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di pagi hari dan menekan konsumsi BBM.

“Kami ingin meringankan beban warga dalam hal kebutuhan BBM, terutama pada jam-jam sibuk,” kata Gus Fawait dalam konferensi pers yang diunggah akun TikTok i-Ling Banyuwangi, dikutip Senin, 4 Agustus 2025.

IKLAN

Kedua, Pemkab Jember akan mengeluarkan surat edaran yang memperbolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dari rumah jika tugasnya tidak berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Ketiga, Pemkab turut turun ke lapangan untuk memantau langsung situasi masyarakat dan distribusi BBM. Bahkan, surat resmi juga telah dikirimkan ke pihak Pertamina agar lebih memperhatikan kondisi pasokan di Jember.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Back to top button