IPAL Tanjung Karang Segera Dibangun, Apa Manfaat dan Fungsinya?
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota Mataram telah mempersiapkan lokasi untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela.
Luas lahan yang disiapkan sekitar 3,5 hektare dengan anggaran sekitar Rp1 triliun yang dibiayai oleh Bank Dunia. Rencana pembangunan tersebut belum diketahui pastinya.
Akan tetapi, apa manfaat, fungsi dan tujuan dibangunnya IPAL di lingkungan masyarakat? Berikut ulasan terkait Fungsi dan Manfaat dari IPAL yang dikutip dari beberapa sumber.
Masyarakat akan selalu menghasilkan kotoran atau limbah, baik limbah padat seperti sampah, dan limbah cair seperti air cucian atau air dari WC atau kamar mandi.
Kemudian, air limbah atau air buangan tidak bisa dibuang begitu saja secara sembarangan seperti membuang sampah.
Berita Terkini:
- NTB Diproyeksikan Surplus Beras hingga 2030, Akademisi Unram Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan dan Pertumbuhan Penduduk
- Resmikan Asrama Mahasiswa di Sumbawa, Ketua DPRD Kaltara Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Hunian
- Akses Sempat Terputus, Jalur Pusuk Sembalun Kini Sudah Bisa Dilewati Kendaraan
- BMKG Imbau Wisatawan Sembalun Waspadai Ancaman Longsor di Dua Jalur Utama Lombok Timur
Banyak masyarakat masih menyepelekan hal tersebut, karena air limbah bisa langsung meresap ke dalam tanah atau mengalir di sungai, padahal limbah tersebut dapat merusak lingkungan hidup.
Beberapa air limbah seharusnya diolah sebelum dibuang ke sungai atau air tanah seperti, limbah wc, limbah cuci, dan limbah khusus industri rumah tangga seperti tahu, tempe, sablon, atau ternak sapi, kambing, babi dan lainnya.



