Banding Ditolak, Ferdy Sambo Tetap Divonis Hukuman Mati
Mataram (NTB Satu) – Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan hukuman mati yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kepada eks Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo.
Diketahui sebelumnya, Sambo mengajukan banding usai divonis hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana terhadap mantan ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
“Menguatkan putusan pengadilan negeri jakarta selatan nomor Nomor: 796/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel yang dimintakan banding tersebut. Mentapkan terdakwa tetap dalam tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim, Singgih Budi Prakoso dalam persidangan di PT DKI Jakarta, Rabu, 12 April 2023.
Dalam kasus pembunuhan tersebut, terdapat lima terdakwa. Selain Sambo, terdapat tiga terdakwa lainnya yang turut mengajukan banding atas putusan PN Jakarta Selatan.
Mereka adalah Putri Candrawathi atau istri Sambo, Ricky Rizal atau Bripka RR (ajudan Ferdy Sambo), dan Kuat Ma’ruf (asisten rumah tangga sekaligus sopir Ferdy Sambo).
Sedangkan satu terdakwa lainnya, yaitu Richard Eliezer atau Bharada E tidak mengajukan banding.
Kelima terdakwa dinilai majelis hakim telah melanggar Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP.
Dimana mereka terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Majelis hakim sebelumnya menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan penjara terhadap Richard Eliezer.
Sedangkan Putri Candrawathi, pada sidang banding divonis 20 tahun penjara, Kuat Ma’ruf divonis 15 tahun penjara dan Ricky Rizal divonis 13 tahun penjara.(RZK)
Lihat juga:
- Dewan Desak Gubernur Iqbal Segera Isi Jabatan Kosong
- Empat Calon Sekda NTB Kehilangan Jabatan
- Aidy Furqan Tawarkan Reformasi Birokrasi dan Solusi Krisis Fiskal Jika Terpilih Jadi Sekda NTB
- Wirawan Ahmad Paparkan Rencana Jika Terpilih Jadi Sekda NTB, Fiskal Jadi Fokus Utama
- UMK Mataram 2026 Tertinggi di NTB, Dewan Minta Pemkot Suntik Kegiatan ke Hotel demi Imbangi Operasional
- 30 Tahun di Birokrasi, Ahmad Saufi Siap Wujudkan Visi Gubernur Iqbal NTB Makmur dan Mendunia



