Gepeng Marak di Kota Mataram Jelang Lebaran
Mataram (NTBSatu) – Fenomena kemunculan gelandangan dan pengemis (gepeng) musiman mulai terlihat marak di sejumlah titik strategis Kota Mataram, menjelang hari raya Idulfitri.
Menanggapi hal ini, Dinas Sosial Kota Mataram memastikan pengawasan dan penertiban akan terus ditingkatkan untuk menjaga kenyamanan masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Muzakkir Walad menyatakan, pihaknya telah menginstruksikan tim satuan tugas. Mereka akan melakukan pemantauan intensif di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas gepeng.
Muzakkir mengungkapkan, keberadaan gepeng biasanya terkonsentrasi di area publik yang ramai warga kunjungi selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Kami tetap melakukan atensi terhadap keberadaan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) ini melalui tim patroli yang sudah terjadwal di titik-titik rawan. Terutama, di lampu merah dan pusat perbelanjaan,” ujar Muzakkir Walad, Senin, 16 Maret 2026.
Dinas Sosial tidak hanya sekadar menghalau, tetapi juga melakukan tindakan terukur terhadap gepeng yang terjaring patroli. Langkah ini berkoordinasi dengan pihak terkait, guna memastikan penanganan yang tepat bagi mereka yang berada di jalanan.
“Setiap PMKS yang terjaring akan kami lakukan pendataan dan asesmen terlebih dahulu untuk mengetahui latar belakang mereka,” jelas Muzakkir.
Ia menambahkan, jika yang terjaring merupakan warga luar daerah, pihaknya akan memfasilitasi pemulangan. Sementara itu, jika warga lokal akan diarahkan untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
Muzakkir mengimbau warga Kota Mataram untuk tetap waspada dan bijak dalam memberikan bantuan. Ia menyarankan agar masyarakat menyalurkan zakat atau sedekah melalui lembaga resmi, agar tidak memicu menjamurnya gepeng di jalan raya yang dapat membahayakan keselamatan lalu lintas.
“Kami harap masyarakat bisa bekerja sama dengan tidak memberi di jalan raya, sehingga upaya kita dalam menertibkan gepeng di Kota Mataram bisa berjalan maksimal menjelang Lebaran ini,” tambahnya. (*)



