Puluhan Warga Mataram Nyaris Tertipu Modus Penipuan Haji Catut Nama Dinas Dukcapil
Mataram (NTBSatu) – Modus penipuan berkedok pengurusan ibadah haji mulai menyasar warga Kota Mataram. Pelaku mencatut nama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mengelabui calon korban.
Puluhan warga bahkan sempat mendatangi Kantor Dinas Dukcapil Kota Mataram, setelah menerima telepon dari oknum yang mengaku petugas dan menyebut dokumen kependudukan mereka belum lengkap untuk keperluan pelunasan haji.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram, Mansur mengatakan, pihaknya mulai mencurigai adanya penipuan setelah banyak warga datang untuk menanyakan hal yang sama.
āPuluhan warga datang ke kantor menanyakan kelengkapan dokumen haji. Setelah kami telusuri, ternyata mereka menerima telepon dari oknum yang mengaku petugas Dukcapil,ā ungkap Mansur, Selasa, 10 Maret 2026.
Pelaku Incar Data dan Nomor Rekening
Mansur menjelaskan, pelaku menggunakan pola komunikasi yang terstruktur untuk meyakinkan korban. Mereka terlebih dahulu mengonfirmasi identitas calon korban, lalu menyebut ada dokumen kependudukan yang belum lengkap.
Setelah korban percaya, pelaku mulai mengarahkan percakapan pada permintaan data pribadi hingga nomor rekening.
āPolanya warga terus ditelepon dan diminta konfirmasi identitas. Setelah itu, oknum tersebut mulai meminta nomor rekening dengan alasan untuk pelunasan atau keperluan administrasi haji,ā jelas Mansur.
Meski puluhan warga sempat terhubung dengan pelaku, hingga saat ini Dukcapil belum menerima laporan kerugian materiil. Pihaknya segera memberi penjelasan kepada warga, sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan data.
Dukcapil Tegaskan Tidak Urus Administrasi Haji
Mansur menegaskan, Dinas Dukcapil Kota Mataram tidak memiliki kewenangan dalam proses administrasi keberangkatan maupun pelunasan ibadah haji.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada telepon dari nomor tak dikenal, terutama jika meminta data pribadi atau informasi keuangan.
Menurutnya, Dukcapil juga tidak pernah menghubungi atau mengundang warga datang ke kantor untuk mengurus dokumen terkait haji.
āDukcapil tidak pernah mengundang warga untuk mengurus administrasi kependudukan terkait ibadah haji. Jika ada yang mengaku dari Dukcapil dan meminta data atau nomor rekening, itu dipastikan penipuan,ā tegasnya. (*)



