BERITA NASIONALHEADLINE NEWS

Korban Judi Dapat Bansos Mensos : Asal DTKS

Mataram (NTBSatu)- Menteri Sosial Tri Rismaharini setuju dengan usulan memberikan bantuan sosial atau bansos kepada korban judi online yang masuk kategori keluarga miskin dan terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Hal ini disampaikan Risma melansir dari Kompas.com sesuai dengan wacana yang Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Wacana ini muncul sebagai respons atas maraknya kasus judi online yang berdampak buruk pada kesejahteraan masyarakat.

Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa judi online telah menyebabkan banyak keluarga terperosok ke dalam kemiskinan baru, dan pemerintah harus bertanggung jawab untuk mengatasi masalah ini.

Menteri PMK Muhadjir Effendy.

“Judi online menjadi penyakit baru di masyarakat kita. Nanti, korbannya tidak hanya dari kelompok bawah, tetapi juga dari kalangan intelektual dan masyarakat atas,” ujar Muhadjir.

Risma menjelaskan bahwa korban judi online yang memenuhi syarat sebagai keluarga miskin dan terdaftar di DTKS berhak menerima bansos.

“Selama mereka miskin dan terdata, mereka berhak. Tidak ada larangan oleh negara, ya saya siap. Pokoknya miskin,” tegas Risma.

Namun, Risma menekankan pentingnya validasi data untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Harus ada datanya. Kalau tidak ada datanya, tidak bisa. Seperti TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), kami punya datanya, jadi kami bisa bantu,” ujar mantan Wali Kota Surabaya ini.

Selain itu, Muhadjir juga berharap Kementerian Sosial dapat memberikan pembinaan dan advokasi kepada korban judi online yang mengalami gangguan psikososial.

“Kami meminta Kemensos untuk turun melakukan pembinaan dan memberi arahan,” tambah Muhadjir.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menuntaskan kemiskinan di Indonesia. Dengan memberikan bantuan kepada korban judi online, harapannya mereka dapat bangkit kembali dan memperbaiki kondisi ekonominya.

Pemerintah menyadari bahwa judi online telah menimbulkan dampak ekonomi yang serius bagi korbannya. Oleh karena itu, langkah ini diambil untuk memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak, terutama bagi keluarga miskin yang sudah terdata di DTKS.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button