INTERNASIONAL

6.600 Tewas dan 13.000 Anak Alami Stres dan Depresi Dampak Serangan Israel

“Tidak harus seperti ini. Selama tujuh hari, ada secercah harapan bagi anak-anak di tengah mimpi buruk yang mengerikan ini,” kata Russell dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Aljazera.com, pada Senin, 4 Desember 2023.

Untuk diketahui, sekitar setengah dari 2,3 juta penduduk Gaza berusia di bawah 18 tahun.

Banyak anak di bawah umur Palestina di Gaza mengalami trauma akibat perang, dan beberapa diantaranya telah mengalami lima serangan Israel sejak tahun 2008.

Baca Juga : Debat Cawapres Didampingi Capres, Ternyata Calon Nomor ini yang Usulkan

Studi yang dilakukan oleh Biro Pusat Statistik Palestina sebelum perang dimulai pada tanggal 7 Oktober menemukan, 13 persen anak-anak dan anak di bawah umur berusia lima hingga 17 tahun menderita kecemasan.

Biro tersebut memperkirakan sekitar 52.450 anak-anak dan anak di bawah umur diperkirakan menderita stres pada tahun 2023, sementara 13.000 anak mungkin menderita tanda-tanda depresi.

Namun jumlahnya diperkirakan akan meningkat secara eksponensial karena perang tanggal 7 Oktober, kata Biro Statistik.

Defense for Children International-Palestine, sebuah LSM, mengatakan pada awal November, pasukan Israel membunuh dua kali lebih banyak anak-anak Palestina di Jalur Gaza pada bulan Oktober dibandingkan jumlah total anak-anak Palestina yang terbunuh di Tepi Barat dan Gaza jika digabungkan sejak tahun 1967.

Lebih dari 15.500 orang tewas di wilayah Palestina yang terkepung selama lebih dari delapan minggu pertempuran dan pemboman besar-besaran, kata Kementerian Kesehatan. (SAT)

Baca Juga : Tersangka Dugaan Korupsi Bank Rakyat di Bima Segera Diadili

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Back to top button