Sesalkan Kekerasan di Unram, Komnas HAM Tunggu Klarifikasi Rektor
Dalam surat tertanggal 2 Agustus 2023 itu, Komnas HAM memberi waktu orang nomor satu di Unram itu agar memberi klarifikasi. Jika dia tidak memberi respons, pihaknya akan melayangkan surat kedua.
“Mekanisme internal kami, kami akan mengirim surat kedua jika belum ada balasan. Karena itu kita masih menunggu,” sebutnya.
Sebelumnya, Surat permintaan tanggapan terhadap Rektor Unram itu tertuang dalam surat nomor: 899/PM.00/K/VIII/2023 tanggal 2 Agustus 2023.
Sekjen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unram sekaligus pelapor, Muhammad Afif Amanullah mengatakan, surat itu diterimanya Senin, 14 Agustus 2023.
Terkait surat permintaan tanggapan itu, upaya klarifikasi ke Rektor Unram dilakukan NTB Satu. Namun telepon dan pesan yang singkat yang dikirim tidak membuahkan hasil.
Begitu juga terhadap Humas Unram, Affandy Akbar yang dihubungi terpisah mengaku, dirinya belum menerima surat tersebut. Hingga berita ini terbit, belum ada tanggapan. (KHN)
Baca Juga :
- Komnas HAM Surati Rektor Unram Buntut Kekerasan Terhadap Sejumlah Aktivis
- Komnas HAM dan Ombudsman NTB Diminta Usut Dugaan Represif di Unram
- KPK Tongkrongi Pelaksanaan PMB di Unram Tahun 2023 Merupakan Pertama Kali dalam Sejarah
- KPK “Tongkrongi” Unram, Awasi Penerimaan Mahasiswa Baru
- Unram Buka Kesempatan Terima Mahasiswa Baru Melalui Jalur Mandiri Gelombang 2
- Jumlah Pendaftar Jalur Mandiri Turun, Unram Sebut Bukan Akibat Mahalnya Biaya Pendaftaran



