IKLAN
Hukrim

Kasus Dugaan Penimbunan BBM di SPBU Meninting, Penyidik Masih Tunggu Ahli BPH Migas

Mataram (NTB Satu) – Kasus dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis Solar yang terjadi di SPBU Meninting, Kabupaten Lombok Barat pada 31 Agustus 2022 lalu masih terus berproses di Polres Lobar.

Saat ini, tahapan penyidikan yang dilakukan penyidik Satreskrim Polres Lobar pada tahap menunggu keterangan dari ahli, dalam hal ini Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH MIGAS)

IKLAN

“Terus berproses, kami masih menunggu keterangan ahli dari BPH MIGAS,” terang Kasat Reskrim Polres Lobar, Iptu Made Dharma, dihubungi via WhatsApp, Senin 19 September 2022.

Meski begitu, lanjutnya, sampai dengan hari ini sebanyak tujuh orang saksi telah dimintai keterangannya. Ketujuh orang tersebut mulai dari pengemudi, petugas pengisian BBM, anggota polisi yang mengamankan aksi penggerebekan truk, serta beberapa saksi terkait lainnya.

“Sudah tujuh orang saksi kami lakukan pemeriksaan,” sebutnya.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun ntbsatu.com, ribuan BBM yang ditimbun tersebut akan dibawa ke wilayah Lombok Tengah. Terkait hal itu, Kasat Reskrim mengatakan, pihaknya belum mendapati hal itu.

“Masih pendalaman, jadi belum ada keterangan seperti itu,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Meninting, Lombok Barat melakukan penggerebekan terhadap sebuah truk yang diduga melakukan penimbunan ribuan liter BBM jenis Solar di SPBU Meninting.

Aksi itu dilakukan masyarakat, lantaran mencurigai truk melalukan penimbunan BBM. Hal itu diperkuat dengan posisi tangki pengisian BBM yang tidak wajar. Selain itu warga juga memantau truk tersebut berjam-jam melakukan pengisian BBM. (MIL)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button